Blog image

Asrindra B. W.

13 August 2021, 11:49

Toples Kehidupan

Pada suatu hari libur, Ayah mengajak anaknya untuk berkemah di pinggir sungai. Saat sedang senggang, Sang Anak bermain di pinggir sungai. Sang Ayah menghampirinya. Ia kemudian mengeluarkan toples kaca bekas mayonaise yang sudah dibersihkan. Ia lalu meminta Sang Anak memasukkan Batu besar untuk dimasukkan ke toples kaca tersebut. Anak itu segera mengambil batu sungai yang besar untuk di masukan ke toples kaca. Lalu Sang Ayah berkata,” Sudah penuh belum?” , tanyanya kepada Sang Anak.”Sudah Ayah”, kata Sang Anak. Ayahnya tersenyum. “Coba kamu masukkan lagi batu yang lebih kecil”. Sang Anak pun menurutinya. Ia mencari batu-batu kecil yang ada di sungai lalu mencoba memasukkannya ke toples ayahnya. “Sudah penuh Ayah, toplesnya tidak muat”, kata Sang Anak. Sang Ayah lalu menggoyangkan toples itu dan batu-batu kecil pun mendapat ruang dari celah-celah batu yang besar. “Sudah penuh?”, tanya Ayahnya. “Sudah Ayah”, kata Sang Anak. Ayahnya tersenyum lagi. “Sekarang coba Kamu masukkan pasir ke toples itu”. Dan Sang Anak kembali memasukkan pasir dari sungai seperti yang ayahnya minta. Pasir dari tangan Sang Anak mengalir masuk ke toples. Mengisi rongga-rongga di antara bebatuan sehingga tidak ada lagi celah.

“Nah sekarang toples ini sudah benar-benar penuh”, kata Sang Ayah. “Kenapa kita melakukan ini Ayah?”, tanya Sang Anak. Ayahnya menjelaskan. “ Nak, toples ini seperti hidup kita. Batu yang besar adalah hal yang paling penting dalam hidup. Contohnya: kesehatan, waktu bersama keluarga, orang tua, dan semua hal yang membuat hidup terasa lengkap. Batu yang kecil adalah hal yang membuat kita nyaman seperti pekerjaan, rumah, mobil, dan harta yang lainnya. Nah kalau pasir adalah hal-hal kecil yang tidak terlalu penting dalam hidup kita. Kelak jikamu dewasa nanti, dahulukan “batu yang besar ” dahulu baru kemudian “batu kecil” dan “pasir”. “Baik Ayah”, kata Sang Anak. Sang Ayah pun tersenyum. Ia memeluk Anaknya. Dan bersyukur karena Ia masih dapat memiliki waktu besama dengan Sang Anak.