Blog image

Asrindra B. W.

21 August 2021, 13:51

3+1 = BAHAGIA

Jumat pagi, saat tiba di kantor, Amran mendengar seseorang bersiul-siul. Tidak lama datang sahabatnya Ikrar sambil bersiul-siul. “Bro nanti pulang kantor kita olahraga yuk , kata Amran kepada Ikrar. “Ah Males Bro. Gue juga tidak bawa celana buat olahraga”, kata Ikrar. “Sudah lama nih tidak ada olahraga di kantor sejak Bulutangkis tidak ada lagi”, kata Amran. “Iya sih. Lagi tumben Lo mau olahraga lagi, kenapa?”, tanya Ikrar.

Selain biar sehat, Gue juga lagi mempraktekkan 3+1= bahagia nih dari motivator Arvan Pradiansyah nih”, kata Amran. “Lah 3+1 bukannya 4 Bro?” , kata Ikrar. “Hehehe, iya itu hitung-hitungan di Matematika. Kalau ini 3+1 = bahagia. Artinya ada 3 hal yang membuat kita bisa berbahagia dalam hidup kita. Dan 1 hal yang membuat sempurna.

  1. Cinta: artinya melakukan apapun yg kita lakukan sepenuh hati, dan juga kerelaan untuk berkorban, serta memberikan yang terbaik juga tidak banyak mengeluh.
  2. Semangat: artinya memiliki energi luar biasa, memiliki vibrasi yang menular yang memberikan kebahagiaan bagi siapapun yang berinteraksi dengan kita, menyatukan body , mind, soul. Orang yang bersemangat itu badannya sehat, makanya gue mau olahraga lari sore ini. Lalu pikirannya selalu terfokus, dan Jiwanya selalu terhubung dengan Sang Pencipta.
  3. Iman: bukan berarti sekedar rajin beribadah. Tetapi juga PERCAYA kepada Tuhan. Nah ada 3 level Beriman nih. Level 1: Percaya Tuhan Itu Ada. Level 2: percaya Tuhan itu hadir. Percaya bahwa Tuhan hadir bersam kita termasuk tempat kerja. Level 3: percaya Tuhan adalah tempat bergantung buat hidup kita. Nah kalau sudah tahap ini , Hatinya tenang, tidak khawatir, optimis menatap masa depan.
  4. Menambah kesempurnaan adalah Gembira. Itu berarti kita bukan hanya menjalani hidup tapi juga menikmati hidup. Misal tadi lo gue lihat berjalan sambil bersiul. Gembira juga berarti menemukan hal menarik dari kehidupan kita.Lalu Humor. Biar hidup jangan terlalu serius Bro. Itu berarti kita merayakan kehidupan..

“Begitu Bro “, kata Amran menjelaskan kepada Ikrar. “Wah keren Bro. Ya udah karena Gue tidak bisa temenin lari nanti sore, sekarang gue traktir minum kopi di kantin. Merayakan kehidupan.Bagaimana Bro?” , kata Ikrar. “Wah boleh tuh “, kata Amran. Lalu mereka berdua pergi ke kantin untuk menikmati pagi di temani kopi.