Blog image

Asrindra B. W.

11 October 2021, 15:35

Rahasia untuk Memberikan Kesan Pertama yang Sangat Menarik (bagian kedua)

Siska dan Dian akhirnya telah selesai meeting dengan Ibu Margareth (cerita sebelumnya di sini). Mereka kini sedang makan siang bersama. “Wah Mbak Dian presentasinya. Saya lihat Ibu Margareth tertarik dengan penawaran dari kantor kita Mbak”, kata Siska. “Iya aku masih belajar terus nih. Mempraktekkan apa yang sudah aku baca di buku buku “The Science of Influence” karya Kevin Hogan. “Oh iya Mbak. Kan Rahasia untuk Memberikan Kesan Pertama yang Sangat Menarik ada lanjutannya ya?”, kata Siska. “Iya kita lanjutkan ya.

  1. Kalau merasa gugup dengan pertemuan Anda, pasti klien juga merasa demikian. Jadi berusahalah untuk relaks. Tidak hanya terpaku memikirkan untuk memberikan presentasi yang baik tetapi juga mendengarkan klien juga.
  2. Perlihatkanlah minat dan rasa tertarik yang tulus kepada klien/pelanggan, dan pada kepentingan, tujuan, dan bisnis mereka. Jadi jangan hanya kita ada kepentingan saja. Tapi cari tahu juga apa sih kebutuhan mereka.
  3. Pastikan Anda mengetahui keinginan klien terhadap apa yang bisa dilakukan produk /jasa Anda. Ini berarti kita sudah tahu apa kelebihan dan kekurangan produk kita. Sehingga saat kita menjelaskan, kita sudah bisa mencocokan apa produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
  4. Saat kita melakukan presentasi ,perhatikan kecepatan berbicara dan mendengar klien dan imbangilah. Jangan terlalu cepat atau terlalu lambat nanti bisa mengakibatkan ada informasi yang tidak tersampaikan dengan baik.
  5. Jika bertemu dengan klien wanita, pertahankan tingkat pandangan mata di bawah pandangan mata orang yang Anda hadapi. Karena wanita lebih nyaman ketika tingkat pandangan mata meeka lebih tinggi daripada pendangan mata orang-orang di sekeliling mereka.
  6. Apabila klien tampak emosional, jangan melebihi tingkat emosi mereka. Abaikan saja perasaan yang timbul akibat kemarahan mereka.
  7. Jika sudah terjadi jalinan atau chemistry yang kuat antara kita dengan klien, coba tawarkan jika kita memberikan yang terbaik (harga dan layanan terbaik) apakah mereka akan bekerjasama dengan kita.

“Mudah-mudahan kamu bisa belajar dan aku yakin kamu bisa melakukan presentasi denga baik juga Siska”, kata Dian. “Pasti Mbak. Aku belajar dari mentor yang baik soalnya. Hehehe”.