Blog image

Admin

29 November 2021, 18:22

5 Tipe Pemimpin yang Rela Berkorban

Hai Sobat TIKI, menjadi seorang pemimpin berarti kamu mendapatkan sebuah tanggung jawab besar. Tidak hanya memimpin diri sendiri, kamu juga harus bisa memimpin orang lain. Selain itu, seorang pemimpin juga rela berkorban bagi yang dipimpinnya. Simon Sinek, penulis buku Leaders Eat Last mengungkapkan tips bagaimana menjadi pemimpin yang rela berkorban untuk anggotanya.

Pemimpin yang Baik Memberikan Tujuan

Menjadi pemimpin berati harus dapat menginspirasi tindakan orang lain dengan memberikan tujuan atau tujuan yang tepat. Pemimpin yang memiliki visi nyata yang dapat mengarah pada hasil nyata dan perubahan nyata untuk kemenangan yang dapat menginspirasi pengikutnya secara konsisten.

Pemimpin Memikirkan Gambaran Besar

Kapan pun Sobat berlatih sebagai seorang pemimpin, mata kamu harus tertuju pada tujuan akhir dan efek jangka panjang dari tindakan dan organisasi kamu. Serahkan tujuan jangka pendek kepada asisten karyawan atau pekerjamu. Selalu pikirkan langkah dan kemajuan selanjutnya dalam kaitannya dengan potensi jangka panjang dari usahamu.

Pemimpin Menciptakan Lingkungan yang Mencerminkan Keunggulan

Tidak mengherankan jika pengikutmu tidak dapat melakukan pekerjaan terbaik mereka jika lingkungan mereka beracun pada tingkat tertentu, baik itu fisik atau mental. Seorang pemimpin yang baik harus mencari dan berusaha untuk menciptakan ruang kerja yang sehat bagi para pengikutnya, yang dapat berupa apa saja mulai dari kantor ber-AC hingga budaya perusahaan yang sehat.

Pemimpin Mengutamakan Manusia Pertama, Angka Kedua

Tips ini sangat penting bagi mereka yang bekerja di bidang penjualan, perbankan, dan industri berat lainnya. Seorang pemimpin yang baik di bidang ini tidak hanya akan fokus pada angka-angka yang dihasilkan karyawan mereka, tetapi juga pada elemen manusia. Sebab manusia lebih penting daripada dengan angka saja.

Pemimpin Mempunyai Waktu Bagi yang Dipimpinnya

Di atas segalanya, hadiah terbesar yang dapat Sobat berikan kepada pengikutmu adalah waktu. Dengan memberi mereka perhatian penuh, sobat tidak hanya akan meningkatkan hubungan pribadi dengan karyawan yang bersangkutan, tetapi juga akan memungkinkan Sobat untuk tetap lebih akurat tentang cara kerja perusahaan atau organisasi yang sebenarnya. Luangkan waktu untuk karyawan dan luangkan waktu untuk dirimu.

Bagaimana, apakah Sobat TIKI siap untuk menjadi seorang pemimpin yang rela berkorban?